Larut

waktu pun bergulir

senja telah jadi malam

ku tetap terpaku

melihatmu dan sejenak melafalkanmu

kau yang selalu ada

selalu mengisi setiap relung jiwaku

tanpamu, seperti malam tak berbintang

namun, semua larut

larut dalam keheningan malam

larut ditelan awan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s