pendekatan, teori pembelajaran bahasa

no

Nama

pendekatan

Metode rancang bangun

Teknik/contoh

Teori bahasa

Teori pembelajaran

 

Pendekatan alamiah

Bahasa dipelajari berdasarkan proses alami (mendengar, melihat, mencoba/trial and error)

 

 

 

 

Pendekatan koqnitif

Setiap anak yg lahir telah dibekali oleh seperangkat sarana pada otak mereka yang bisa menyerap bahasa dan mampu mengggunakannya. Sarana tersebut disebut dengan istilah LAD (language ecuisition dirce)

Pengajaran bahasa dimulai dari yang sudah diketahui kemudian baru bergerak menuju yang belum diketahui. Bahan pelajaran yang digunakan adalah bahan yang bisa meningkatkan pemakaian bahasa kreatif

-           

Guru menyajikan kosakata baru. Guru kemudian menjelaskan tentang pembentukan kata dalam bahasa baru. Penjelasan tatabahasa menggunakan bahasa ibu. Kemudian siswa diminta mengerjakan latihan, seperti  menggabungkan kata untuk mengukur pemahaman mereka tentang bahasa baru.

 

Pendekatan ganda

- Bahasa tidak dipelajari melalui teknik tiruan atau hafalan

- Pengajaran bahasa mencakup pengajaran budaya

- Bahasa sasaran diajarkan melalui dialog

 

-   Pembelajaran berpusat pada guru

- Media pengajaran yaitu bahasa sasaran

- Satu waktu pembelajaran dikhususkan untuk membahas satu topik pelajaran secara tuntas

-   Keempat keterampilan berbahasa diajarkan dalam waktu yang sama

-   Proses pembelajaran dimulai dengan memberikan contoh kemudian baru diberi penjelasan

-           

Kelas dimulai dengan tanya jawab misalnya mengenai kata benda. Guru mengarahkan siswa pada pembentukan nomina. Kemudian guru memberi pertanyaan dan siswa diminta menjawab.

 

Pendekatan langsung

- Bahasa diperkenalkan secara langsung dengan menggunakan bahasa sasaran yang meliputi kosakata dan kalimat sehari-hari secara lisan

-   Pengajaran dalam kelas memakai bahasa sasaran

-   Pembelajaran berupa tanya jawab antara guru dan siswa

-   Pelajaran bahasa sasaran bisa diajarkan melalui gambar atau model

-   Guru tidak berbicara banyak, tapi siswa yang berbicara banyak

-           

Guru memulai pembelajaran dengan menggunakan bahasa sasaran. Sebagai media bisa digunakan gambar atau teknik demonsttrasi. Guru menjelaskan tentang gambar menggunakan behasa sasaran. Siswa diminta mengulang-ulang kata, frase, atau kalimat baru. Kemudian guru mengajukan pertanyaan dan meminta siswa menjawabnya.

 

Metode terjemahan tatabahasa

 

 

 

 

 

Metode audiolingual

Teori struktural: bahasa mempunyai struktur. Dialog-dialog yang digunakan berdasarkan struktur bahasa.

Behaviorisme: belajar dalam perubahan.

Para siswa diharapkan berinteraksi dengan sistem bahasa yang terwujud dalam organisasi atau materi yang terkontrol

-           

 

 

Respon fisik total

Semakin sering kita melakukan sesuatu, maka semakin kuat ingatan kita terhadap hal tersebut, sehingga kita mudah ingat dan tidak kesulitan dalam melakukan hal yang sama (bahasa dipelajari dari aktivitas motor)

Keterampilan menyimak dimantapkan terlebih dahulu baru kemudian disusul dengan keterampilan produktif seperti berbicara, menulis, dan membaca

 

 

 

Pembelajaran bahasa masyarakat

Bahasa diperoleh melalui interaksi-interaksi masyarakat

Proses pembelajaran berlangsung melalui interaksi antar anggota masyarakat (pembelajar dan pengajar).

Tujuan, silabus, merancang tipe kegiatan pembelajaran dan pengajaran bahasa (inovatif dan konvensional)

Peranan pembelajar (klien)

Peranan pengajar (konselor)

Bahan-bahan pengajaran

Siswa mengajukan masalah, guru menyimak kemudian menterjemahkan masalah ke dalam B2. Siswa pun menyimak terjemahan pesan, kemudian mengulang-ulang pesan dan merefleksikannya selama kelas berlangsung

 

Pengajaran bahasa komunikatif

Bahasa adalah alat komunikasi. Belajar bahasa adalah belajar berkomunikasi.

Fokus padastruktural (struktur),fungsional (fungsi), dan pemakaian bahasa(praktek)

Pembelajaran dipusatkan pada tindak-tindak komunikatif

Tetapkan tujuan pembelajaran, kemudian merancang silabus, tentukan tipe kegiatan pembelajaran, peranan materi (bahan pengajaran).

Berdasarkan tugas: permainan, komunikasi pasangan

Berdasarkan realia: peta, gambar, dan grafik

 

Pengajaran bahasa situasional

Strukturalisme british: tuturan dianggap sebagai dasar bahasa dan struktur dianggap sebagai jantung kemampuan berbicara yang dikaitkan dengan tujuan dan situasi dalam dunia nyata

Teori behavioris: pembelajaran dipusatkan pada proses

Tujuan

Silabus

Tipe kegiatan pembelajaran dan pengajaran

Peranan pembelajaran

Peranan pengajar

Peranan materi pengajaran

 

Siswa menyimak kemudian meniru dan mengulangi pesan yang disampaikan guru, siswa disuruh bertanya dan menjawab pertanyaan, kemudian diadakan latihan (tanya jawab) dan koreksi kesalahan

 

Metode audiovisuaal

Bahasa diperoleh melalui kegiatan mendengar dan melihat

Pembelajaran dilaksanakan dengan bantuan media (rekaman dan gambar)

Tujuan

Media

Peranan pengajar

Peranan pembelajar

 

Siswa diperlihatkan sebuah alur gambar, kemudian siswa diminta  mengulang bahan secara serempak, setelah 60 menit kemudian baru siswa diperkenalkan dengan bahasa tulis

 

Metode membaca

Bahasa diperoleh melalui teks bacaan (wacana)

Pembelajaran berdasarkan pendekatan komunikatif yang diakitkan dengan keterampilan berpragmatik

Tujuan

Silabus

Media pembelajaran (teks)

Peranan pembelajar

Peranan pengajar

Siswa diberi teks kemudian membacanya dengan teknik membaca pemahaman. Siswa mengajukan kosakata baru yang diperoleh dari bacaan, guru menterjemahkan ke dalam B2. Guru mengawasi penerapan kosakata pada B2.

 

Pengajaran bahasa asing di sd

Bahasa diperoleh melalui kebiasaan penggunaan B2 di sekolah

Teori behaviourisme: kebiasaan pemakaian B2 dalam kegiatan pembelajaran sebagai bahasa wajib dan bahasa pengantar pembelajaran

Tujuan

Peranan pengajar

Peranan pembelajar

Guru memakai B2 sebagai bahasa pengantar pembelajaran, siswa diwajibkan menggunakan B2 dalam kegiatan pembelajaran.

 

Sugestopedia

Bahasa diperoleh melalui kegiatan komunikasi bukan dari penghafalan kosakata dan pemerolehan kebiasaan-kebiasaan tuturan  sehinggabahasa  dipelajari dan dipakai dalam fungsi emotif

Sugesti : pengajaran langsung dan lingkungan

Tujuan

Silabus

Tipe kegiatan pembelajaran dan pengajaran

Peranan pembelajar

Peranan pengajar

Peranan bahan pengajaran

Diadakan tinjauan terhadap bahan yang telah dipelajari dalam B2, bahan kemudian disajikan konteks melalui dialog-dialog panjang, setelah itu diadakan pelajaran lanjutan. Siswa diikutsertakan dalam bermain peran dan kegiatan praktek

 

Metode struktural oral situasional

Struktural dan situasional: berdasarkan struktur dan situasi serta lebih mementingkan makna daripada bentuk

Komunikatif: bahasa melalui interaksi dan komunikasi

Tujuan

Silabus (prosedural)

Materi pembelajaran

 

Adanya pra-tugas, tugas, dan umpan balik

 

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s